Beranda
Cerita Slowly  
VAÉN
VAÉN | 🇧🇴 Bolivia
Pilihan Editor

Originally written in English. Translated by FauzanHafid.

Aku seorang pencinta “Slowly Stories”. Aku cinta membaca pengalaman seseorang dengan aplikasi yang keren ini. Dan ya, beberapa cerita mempunyai sesuatu yang umum, seperti bertukar surat dengan orang yang secara tiba-tiba menghilang.

Aku adalah salah satu dari orang-orang itu

Tidak seorangpun membagikan cerita yang mirip denganku, tapi aku ingin menceritakan kisahku.

Aku menemukan Slowly di Bulan Mei 2021. Beberapa bulan setelah aku pindah ke lain kota.

Aku masih belum tau alasannya, tapi media social mulai muak untukku dan menjalani interaksi yang instan dengan temanku membanjiriku.

Aku berhenti menulis untuk mereka, dan seperti yang ku kira, mereka tidak peduli akanku. Aku merasa sedih, hampa, dan sendirian.

Aku beralih ke Slowly, mencari pengalaman yang baru dan teman yang baik dan ini dimana aku menemukan malaikat, gadis cantik asal Turki.

Tidak mempunyai teman dan tidak menemukan kehidupanku di lingkungan baru ku karena karantina dan kelas daring, dia satu-satunnya teman bicara dan sepemikiran dalam momen depresiku.

Kita telah berbicara satu dengan lainnya tentang banyak hal, dia dapat menceritakanku tentang pengalaman menjelajahi dia dan keluarga dia, semuannya terlihat sangat lucu! Dia dapat mengirimiku travel fotonya, dan aku dapat mengirimkan lukisanku untuknya. Dia dapat menikmatinnya tapi akhir memakan itu semua sebagai sesuatu di masa lampau.

Orang-orang unik ya, dan orang asing kelihatannya juga begitu, mereka datang hanya karena ada maunya, aku berterima kasih bahwa dia adalah orang yang menerima suratku karena system otomatis.

Mengenaskan, aku berhenti merespon suratnya, tanpa mengawali dengan salam perpisahan dengan sebuah janji untuk kembali dan menujukan diriku yang lebih baik, dan mungkin melanjutkan mengirim surat atau berhenti dengan memori yang manis oleh sahabat pena yang mendukung orang lain melewati jarak ribuan mil.

Dalam kasusku, ini sungguh ketidakamanan, depresi, masalah keluarga dan sekecil kekurangan yang telah mengarahkanku untuk menjadi seorang yang berhenti menjawab surat. Sekarang aku lebih baik dan terima kasih banyak kepada orang-orang itu yang telah memberiku hubungan yang keren, momen singkat hidunya untuk membaca masalahku.

Jika kamu mempunyai seorang teman, tolong jangan berhenti mengirimi mereka surat. Mereka mungkin menjalani masa sulit dan merasakan bahwa mereka tidak ada dukungan dari seseorang. Mereka dapat membuat hari keputus-asaan. (itulah mengapa aku suka meningingatkan diriku sendiri, mengingat diriku sebagai seseorang).

Aku adalah orang yang tersesat, dan aku harap bisa membuat harinya orang lain sepertiku.

“Slowly” telah memberikan dampak yang besar terhadapku. Aku telah menemui malaikatku dan beberapa orang lainnya. Mereka akan mengingatkan memori yang indah, tidak seorangpun menyangupi surat ini, surat, dapat menyelamatkan kehidupan seseorang.
Akhir-akhir ini aku telah berpikir untuk mengirimkan pesan secara acak, sebuah pesan dengan kata-kata yang memotivasi, sebuah lagu rekomendasi di akhir, sebuah ucapan selamat tinggal ; “jangan jawab ini, aku hanyalah seorang penjelajah harapan untuk menerangi harimu, secercah cahaya dalam lampau”.

Siapa tau, mungkin aku dapat mengirimimu sebuah pesan, pesan dari seorang yang tersesat tengah mencari pencerahan dalam momen hidupmu, dan sudah melalui semua bagian dalam sepucuk surat. Kamu dapat menemukan malaikatmu sendiri! Orang-orang akan datang dalam waktu yang tepat! Ini luar biasa!

 Kirimkan Kisah Anda

SLOWLY

Mulai terhubung dengan dunia sekarang!

4.7   5 jt+