Cerita-cerita Slowly
Persahabatan yang Hanya Bisa Ditemukan di Slowly
Di dalam dirinya, saya merasakan sebuah "api biru"—tenang, namun membara dengan kekuatan. Dan kini, saya merasa api yang sama telah menyala di dalam hati saya sendiri.
Meskipun kami berdua tidak mempercayainya, kami adalah belahan jiwa.
Dua orang ini mungkin tidak akan pernah bertemu satu sama lain, tetapi di benak saya, kata-kata mereka berdiri berdampingan seperti penahan buku yang menopang satu bab dalam hidup saya.
Saya merasa dilihat dan dihargai di hadapannya – dengan cara yang hanya bisa diberikan oleh seorang sahabat sejati …
Setiap kali saya menulis untuknya, rasanya seperti sedang berbicara dengan seseorang yang telah saya kenal seumur hidup.
Kami menganggap diri kami sama. Dia berkata, kami adalah kentang yang dipotong menjadi dua.
On that day, neither of us knew that we would become such great friends.
My intuition told me it was him—my destined emotional confidant.
When you find someone important, neither distance nor time difference matters…
She struck a chord within my soul and right now she is a very important friend here on Slowly...
I’m grateful to her and to Slowly for helping me find a true friend, a real pen pal, and someone my age who shares my interests.
Isn’t it amusing how close of a relationship you can develop just over words?