Cerita-cerita Slowly
Persahabatan yang Hanya Bisa Ditemukan di Slowly
Slowly mengubah cara saya menulis, berpikir, bahkan cara saya mengamati diri sendiri. Seiring berjalannya waktu, saya mulai memperhatikan pola-pola …
Ini bukan hanya tentang terhubung kembali dengan orang lain, tetapi juga tentang menemukan kembali ketangguhanku sendiri dan kebahagiaan saat membuka diri terhadap hadiah-hadiah persahabatan yang tak terduga.
Apa pun yang terjadi dalam hidupku, aku bisa langsung menulis surat untuknya; rasanya sangat menenangkan, sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Aku bertemu seseorang dari Amerika Serikat—sekarang seorang sahabat yang sudah bersamaku lebih dari dua tahun. Dia memiliki jiwa yang indah, tulus tanpa berpura-pura, dan dia mengajariku untuk kembali percaya pada diriku sendiri.
Dia menerima saya apa adanya. Dia telah berulang kali menyelamatkan saya, menarik saya keluar dari lembah tergelap.
Saya merasa dilihat dan dihargai di hadapannya – dengan cara yang hanya bisa diberikan oleh seorang sahabat sejati …
Saya mencoba membuat beberapa makanan yang dibagikan sahabat pena saya, dari Jalebi India, Goiabada Brasil, jeli sakura Jepang, hingga kimchi Korea—bisa dibilang percobaan saya tidak sempurna, tapi jelas menyenangkan.
Dia mendengarkan dengan empati, memberikan nasihat bijaksana, dan selalu tahu cara membuat saya tersenyum.
Melalui aplikasi Slowly, saya bertemu dengan orang-orang luar biasa dari India yang menjadi pemandu sejati dalam perjalanan saya.
Sesuatu yang tak terduga terjadi: aku mulai menjangkau orang-orang dari berbagai belahan dunia yang sebelumnya tak pernah kubayangkan bisa kuhubungi. Menyaksikan pertemanan baru tumbuh sangat menyenangkan.
AKHIRNYA, seseorang yang mungkin memahami kecintaan saya terhadap surat-surat yang sangat panjang—yang bisa saja dianggap sebagai novel pendek.
Alex menerima setiap bagian dariku dengan tangan terbuka. Kata-katanya membawaku melalui beberapa hari tergelap dalam hidupku.