fbpx

Cerita-cerita Slowly

Persahabatan yang Hanya Bisa Ditemukan di Slowly

Kami telah melakukan puluhan panggilan video, tetapi melihatnya di luar layar untuk pertama kalinya terasa sangat berbeda. Seolah ponsel saya tidak bisa menampung versi lengkap dirinya.

Dia menerima saya apa adanya. Dia telah berulang kali menyelamatkan saya, menarik saya keluar dari lembah tergelap.

Saya mencoba membuat beberapa makanan yang dibagikan sahabat pena saya, dari Jalebi India, Goiabada Brasil, jeli sakura Jepang, hingga kimchi Koreaโ€”bisa dibilang percobaan saya tidak sempurna, tapi jelas menyenangkan.

There is something so unrealistic yet utterly romantic about sending countless letters to some person youโ€™ve never met, and slowly falling in love in the process...

Kami sering bertukar cerita tentang ketakutan dan kekhawatiran kami tentang kehidupan. Saya tidak pernah ragu untuk memberitahunya apa pun.

Saya merasa seperti teman lama yang merindukan satu sama lain dan akhirnya bersatu kembali setelah waktu yang lama terpisah.

Why do people nowadays keep sending letters?

This story started with me who didn't know what to do because I couldn't sleep that night...

Aku 'senang' bicara dengan Nick karena aku bisa menulis apapun yang aku mau tanpa merasa tertekan.

We grew up in a digital world so to speak. But I always feel like I was born in the wrong era!

And since that, we never contacted each other because he doesn't want to give me a false hope.

So, after a week of sending letters in Slowly, he asked me to meet up...


SLOWLY

Mulai terhubung dengan dunia sekarang!

4.6   10M+
ยฉ 2026 Slowly Communications Ltd.    
Ketentuan Layanan     Kebijakan Privasi     Cookies